Wirausaha juga perlu latihan

Ditulis oleh : Dadang Hermawan on Senin, 06 Februari 2012

Wirausaha bukan bakat bawaan tapi merupakan bentuk keahlian yang dapat dilatih dan terus dikembangkan. Seperti anak yang baru berjalan, maka proses seperti itu yang sama juga dialami dan harus dilewati untuk seseorang yang berhasrat menjadi wirausahawan. Ada masa merangkak ada masa jatuh-bangun dan ada juga masa dimana kita dapat berjalan dengan lancar. Semua proses itu harus dilewati apabila kita mempunyai keinginan kuat, pantang menyerah untuk menjadi seorang wirausahawan.

Melatih diri menjadi kunci utama keberhasilan wirausaha. Menurut pakar bisnis Rhenald Kasali, ada perbedaan mendasar antara pengusaha (entrepreneur) dan orang yang sekedar berusaha. Orang yang sekedar berusaha hanya puas menjual produk, maka seorang pengusaha akan bertindak lebih jauh dari sekedar berusaha. Ia tidak hanya menjual produk tapi juga konsep. Kadang-kadang dia sanggup menjual kosep yang nyeleneh sekalipun. Yang lebih ngetrend itu disebut aktivitas myelin. Dan aktivitas myelin itu harus tetap konsekuen dilatih.

Kreativitas berhubungan dengan myelin dimana Secara definisi myelin adalah pembungkus saraf otak (muscle memory), semakin intens seseorang melatih diri, melatih kretivitasnya maka akan semakin tebal myelinnya, dan akan semakin hebat kinerja orang tersebut. Aktivitas myelin terwujud ketika seseorang bergerak menciptakan kesempatan, peluang-peluang terus ia hasilkan dan ciptakan, tak ada istilah menunggu.

Apalagi jika kita mendasarkan prisip wirausaha pada ‘Happynomics’ dimana aktivitas kita dalam 
berwirausaha berdasarkan hobi sekaligus mempunyai keuntungan ekonomi, paduan yang yang bagus sekali. Ini juga berhubngan dengan kreativitas. ‘kreativitas itu biasa dilatih’, tapi fakta dilapangan orang jarang melatih kretivitas yang merupakan kemampuan dari otak kanan.    

Sebuah usaha jika ingin survive maka ia perlu menambah dan mempertahankan pelanggannya, dan sukses memenangkan hati konsumen. Beberapa kunci dalam memenangkan hati karyawan diantaranya : Courtesy (keramahan), Responsivenees atau keinginan membantu kebutuhan konsumen dan reliability atau bias diandalkan..semuanya itu bisa dilatih…




Silahkan di baca juga :

{ 2 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar