Kekuatan memberi

Ditulis oleh : Dadang Hermawan on Kamis, 05 Mei 2011


Wahai kawan tahu gak laut mati, sebenarnya bukan laut tapi danau, saking luasnya maka disebut laut. disebut  laut mati karena tidak ada bentuk kehidupan yang dapat bertahan dalam laut mati tersebut. Laut mati memiliki kandungan garam tertinggi dari seluruh laut di dunia.  Kadar garamnya sekitar 32 % dibandingkan terhadap kadar garam rata-rata 3% pada Laut Mediterania. kadar garam yang tinggi, sampai saking tingginya kadar garam yang melebihi kadar garam yang ada di tubuh kita sehingga kalau kita mau berendam dilaut disana, tubuh kita akan mengambang walaupun tanpa gerak sedikitpun, sedangkan danau disekitarnya airnya tawar yang berbeda jauh dengan laut mati yang asin sekali, yang jadi pertanyaan kenapa bisa berbeda kadar garam di laut mati dan danau yang ada di sekitarnya.

                      Laut Mati

 Menurut sumber dari penelitian para ahli keadaan lingkungan di laut mati air yang mengalir kebanyakannya muara terakhirnya masuk ke laut mati sedangkan aliran air yang keluar dari laut mati nyaris tidak ada sehingga kadar garam di laut mati menjadi tinggi karena laut mati hanya menerima air dari tempat lain saja sedangkan laut mati  nyaris tidak mengalirkan airnya ke tempat lain, sedangkan danau yang ada disekitar disamping laut mati yang airnya tawar kondisi danaunya disamping dia menerima aliran air dari tempat lain sekaligus memberikan air nya ke tempat yang ada disekelilingnya.

Perumpamaan laut mati dan danau yang ada disekitarnya dapat kita analogikan ke kehidupan sehari-hari kita, kita banyak menyaksikan di kehidupan kita seorang pengemis yang bisanya hanya meminta tanpa dia mau berbagi dengan yang lain, walaupun dia masih dikasih kemampuan untuk mencari rizki, badan yang masih sehat, tapi dia tidak memanfaatkan badan yang sehat untuk mencari rizki yang halal, dia hanya bisa meminta saja tanpa mau untuk memberi kepada orang yang membutuhkan. Maka Allah SWT menjadikan orang tersebut selalu berada dalam kefakiran.

Sedangkan kita juga sering melihat orang yang menjaga dirinya dari kefakirannya, dia tidak mau meminta minta kepada orang lain, dia merasa cukup dengan hasil usaha dirinya sendiri tanpa mengharap belas kasihan orang lain, dan bagusnya lagi dia membiasakan diri dan keluarganya memberi semampu dia.

Memberi dengan tulus tanpa meminta balasan merupakan kunci sukses dan berhasilnya seseorang, kekuatan memberi disertai dengan ketulusan akan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang selama ini membelenggu kita, orang miskin akan terangkat dan dapat memberdayakan hidupnya dengan kekuatan memberi, fasilitas umum, sekolah-sekolah akan mengalami kemajuan yang pesat apabila orangnya mempunyai sifat suka memberi, berinfak, sedekah.

Yang ketiga ada orang kaya yang dengan sombongnya dan dengan pongah merasa bahwa harta yang diperoleh adalah hasil kerja kerasnya, dia berfikir harta yang diperolehnya didapat tanpa ikut andil Allah SWT. Cinta harta menjadikan hidupnya bakhil, tak mau berbagi kepada tetangga yang membutuhkan, dan Allah benci pada orang tersebut.


MA Alhuda
Saya mengajak bagi kawan-kawan pembaca yang ingin berbagi hartanya, menginfakkan sebagian hartanya, kawan-kawan pembaca dapat menghubungi panitia pembebasan wakaf  MA Alhuda 70.
MA Alhuda 70 ingin membebaskan tanah wakaf untuk alokasi lokal kelas, Aula dan lain-lain. Sekolah islam seperti MA Alhuda 70 tak akan mampu berdiri, tak sanggup menghasilkan generasi yang islami, tangguh menghadapi tantangan zaman apabila tidak didukung oleh mental mental yang suka memberikan sebagian hartanya, infaq, jihad pi sabilillah. Semoga para pengurus, asatidz di MA Alhuda diberi kekuatan kesehatan, keislaman dan ketaqwaan. amien ya robbal alamin.        
 
Ma Alhuda 70 yang beralamat di Kp Sindangreret RT 01/08, Desa Sukasari, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung.

Oleh :

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar